Langsung ke konten utama

Kamus mini Bahasa Inggris - Indonesia

Materi post ini dari Azka Nisrina Kusuma untuk dibagikan kepada semua pengunjung. Semoga berguna.

Untuk menambah latihan kosa kata bahasa Inggris di sekolah dan di rumah. Senang belajar bahasa Inggris di internet. Cocok untuk membantu menyelesaikan tugas sekolah di rumah. Enaknya ada yang membantu menyelesaikan PR.

Kamus mini Bahasa Inggris

Chapter 1 :
Awake : Bangun
Religious : Beragama
Bonfire : Api unggun
Crowd : orang banyak / ramai
Eager : Ingin sekali
Beggar : Pengemis
Riot : Kerusuhan
Usher : Pelayan / penjaga pintu
Interrupt : Menyela / mengganggu
Playwrigh : Dramawan
Stage : Panggung
Elect : Listrik
Stick : Tongkat
Play : bermain
Cheer : Sorak – sorai
Silly : Pandir / tolol
Grosteque : Fantastis / aneh sekali
Twisted nose : Hidung terbelit
Flat nose : Hidung pesek
Burst : Ledakan
Applause : Tepuk tangan
Enermouse : Sangat besar
Wart : Kutil
Jagged Teeth : Kawat gigi
Tusk : Gading
Malice : Kebencian
Unanimous : bersepakat
Hump : Ponok
Immense : Besar sekali
Annoy : Menyebarkan
Snarl Gertak
Ragged : Kasar / tidak rata
Bishop : Uskup
Litter : Sampah / kotoran
Lift : Pengangkat /daya angkat
Chapter 2 :

Glow : berkilau
Sight : Penglihatan
Flogging : Pukulan – pukulan
Bare : gundul
Beat : Rete / ronda seorang polisi
Edge : Tepi
Hoof : kuku
Tap : Ketukan
Bald : Gundul / botak
Witch : Tukang sihir wanita
Preach : Mengajarkan
Rump : Pantat
Laught : Tertawa
Nasty : buruk
Whisper : Berbisik
Screeching : Berderit
Apology : minta maaf
Creature : Mahluk
Pond : Kolam
Duthing : Baju
Recluse : Pertapa
Cement : Semen
Blame : Kesalahan
Kidnap : Culik
Pitiful : Tidak memuaskan
Sane : Sehat ingatan
Replace : Menggantikan
Sadness : Kesedihan
Humilition : Penghinaan
Scorn : Cemoohan
Hideous : Seram
Pretend : Menganggap diri
Grab : Tersedia tinggal ambil
Cruse : Kutukan
Veveal : Menyatakan
Lit up : Menyalahkan
Tear : Cabikan / Sobekan
Shriek : Jeritan
Clasp : Jepitan / Gesper
Kneel : Berlutut
Threaten : Mengancam
Obey : Mematuhi
Archedecon :
Astonish : Mengherankan
Chapter 3 :
Decide : Menentukan /memutuskan
Follow : Mengikuti
Good-Hearted : Baik Hati
Hurry : Kegopohan
Corner : Sudut / simpang
Scream : Pekiakn / jeritan
Lantern : Lentera
Struggle : Perjuangan
Rescuer : Penolong / penyelamat
Sprawl : Kedudukan lintang pungkang
Unconscious : Bawah sadar / tidak sadar
Pavement : Jalan Aspal
Bolt off : Kunci mati
Accomplice : Selesai
Dash up : Mencepatkan diri
Halt : Penghentian
Scoundrel : Bajingan
Roar : Deru
Draw : Gambar
Seize : Menangkap / meraih
Saddle : Pelana / tempat duduk
Capture : Penangkapan
Doorway : Pintu keluar masuk
Shine : Kilauan
Sadmirition :
Slid : Meluncur
Ride off :
Stumble : Tersandung
Reddish : Kemerah –merahan
Bandage : Pembalut
Shapeless : Tidak berbentuk
Cripple : Pincang / timpang
Crutch : Tongakat yang di pakai di ketiak
Echo : Bergema
Drag : Isapan
Barred : Tong
Commite :
Avold :
Hang :
Clay : Tanah Liat
Dummy : Boneka yang di gunakan untuk menggantungkan di etalase
Suit : Setelan
Puse :
Gather :
Jug : Kendi
Chapter 4
Cozy : Menyenangkan
Fuzzy : Kabur / tidak jelas
Conflience :
Embrace : Pelukan
Slip out :
Anger : Marah
Clucth : Kopeling
Dangger : Berbahaya
Falsh : Cahaya
Bewilder : Membingungkan
Poet : Penyair
Folish :
Reply : Jawaban
Curious : Ingin tahu
Blush : Muka merah
Reach Out :
Touch : Sentuh
Step back : Kembali ke langkah sebelumnya
Owe : Utang
Nod : Angguk, tanda setuju
Modestly : Kesederhanaan
Chapter 5 :
Shelf : Papan / rak
Orphane : Yatim piatu
Adopt : Mengambil / memakai
Charity : Amal / Derma
Curiosity ; Keingintahuan
Misshapen : Berbentuk tidak serasi
Ape : Siamang / kera
Orphanage : Rumah yatim piatu
Infant : Bayi
Chew : Kunyahan
Disgust : Kejijikan
Warp : Melengkungkan
Cassock :
Cloister : Penutup
Bewderment :
Sorcerer : Ahli sihir
Superstitous : Bertkhayul
Accusation :
Sorcery : Ilmu sihir
Nobleman : Oarng bangsawan
Plague : Wabah penyakit
Devote : Mencurahkan
Slave :
Archdeacon :
Deaf : Tuli
Stiff : Kaku
Awkward : Aneh/ janggal
Deformity : Kelainan bentuk
Malicious : Dengki / Jahat / Dendam
Understandble : Dapat di mengerti
Mock : Pura – pura / tiruan
Insult : Penghinaan
Reject : Apkiran
Oversome :
Frenzy : Hiruk pikuk
Leap : Lompatan
Soar : Membumbung tinggi
Shriek : Pekikan / jeritan
Staircase : Tangga Rumah

Postingan populer dari blog ini

Fungsi Tata Panggung (dalam teater)

Fungsi Tata Panggung Dalam perancangan tata panggung selain mempertimbangkan jenis panggung yang akan digunakan ada beberapa elemen komposisi yang perlu diperhatikan. Sebelum menjelaskan semua itu, fungsi tata panggung perlu dibahas terlebih dahulu. Selain merencanakan gambar dekor, penata panggung juga bertanggungjawab terhadap segala perabot yang digunakan. Karena keseluruhan objek yang ada di atas panggung dan digunakan oleh aktor membentuk satu lukisan secara menyeluruh. Perabot dan piranti sangat penting dalam mencipta lukisan panggung, terutama pada panggung arena dimana lukisan dekor ...[ BUKA ]   Suasana dan Semangat Lakon   Periode Sejarah Lakon Lokasi Kejadian Status dan Karakter Peran Musim   Selengkapnya tentang TATA PANGGUNG untuk Pementasan / Teater . . . . . . . .. . . . . .

Ketika kita harus mendapat musibah

Ketika kita harus mendapat musibah, sering karena begitu sayangnya Tuhan pada kita, musibah itu didatangkan dengan tanpa membuat kita repot. Maka bersyukurlah ketika kita mendapat musibah kerugian, dengan jalan dicurangi orang lain. Karena dalam hal itu kita hanya perlu ikhlas, tanpa repot-repot mengantar atau membayar. Namun orang yang curang itu yang harus repot mengambil dan menanggung dosa. Cukup ikhlaskan dan bersabar atas segala musibah, maka untuk berikutnya kita harus siap-siap banyak bersyukur, karena akan diganti dengan nikmat yang begitu besar. Jika musibah membuat kita lebih dekat pada Tuhan, dan kita makin lebih banyak memohon pada-Nya dan memperbanyak istighfar, maka musibah itu baik untuk kita. Alhamdulillah. Jika nikmat membuat kita lebih banyak bersedekah dan lebih banyak bersyukur, kita makin dekat dengan Tuhan dan pada banyak manusia, maka nikmat itu baik untuk kita. Alhamdulillah. Jika rutinitas kita bisa kita niatkan untuk ibadah, maka setiap langkah bisa menjadi k...

Pengembangan Ilmu Kesehatan

Pengembangan Ilmu Kesehatan Pengembangan Ilmu Kesehatan Sesuai dengan perkembangan zaman, ilmu kesehatan selalu dan terus mengalami perkembangan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Kemajuan dan perkembangan ilmu kesehatan tidak dapat terlepas dari kemajuan dan dukungan ilmu-ilmu dasar seperti Biofisika, Biokimia, Mikrobiologi, Biologi molekuler, dan Genetika. Di beberapa negara maju, ilmu kesehatan mendapatkan perhatian serius dan dikembangkan secara intensif dengan harapan dapat memberi jalan keluar untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan yang dihadapi umat manusia pada saat ini maupun yang akan datang yang menyangkut: 1. Kebutuhan obat-obatan dan vaksin 2. Kebutuhan pola hidup sehat 3. Kebutuhan lingkungan hidup yang sehat 4. Penelitian untuk pengembangan ilmu kesehatan. dikutip dari:  pengembangan-ilmu-kesehatan.html