Langsung ke konten utama

Melatih diri Menghadapi Masalah

Alhamdulillah, beberapa waktu terakhir ini banyak kesempatan untuk melatih diri menghadapi masalah yang rumit dan mungkin bagi kebanyakan orang adalah masalah yang berat. Bersyukur Tuhan memberikan kekuatan untuk dapat menyelesaikannya dengan baik. Tuhan juga memberikan kemudahan dalam menghadapi dan menyelesaikan semua masalah itu dengan sebelumnya mesti banyak berlatih ikhlas dan sabar. Ikhlas memberikan hak kita pada orang lain yang sebenarnya tidak berhak, dan sabar dalam berjuang memperbaiki hubungan dan membantu orang lain dalam memperjuangkan hak mereka. Berlatih untuk dengan sangat mudah mengikhlaskan jika ada milik kita yang diambil orang lain, namun di sisi lain mudah sekali tergerak untuk membantu, jika ada hak orang lain yang diambil oleh pihak yang tidak berhak. Kemudian tidak pernah berputus asa dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap persoalan. Ya, semua itu adalah karunia dari Tuhan Yang Pemurah.

Dalam setiap tahap latihan itu pun Tuhan juga sering memberikan ganjaran secara langsung. Rejeki yang datang dari sumber yang tidak kita sangka. Hubungan baik dengan orang lain yang akhirnya mereka lebih mudah untuk membantu kita, dan lebih mudah dalam membuka diri dalam bekerja sama. Orang yang lebih suka membeli pada kita meski dengan harga lebih mahal atau yang lainnya. Ya, hal-hal yang membuat kita akan merasa sangat malu jika tidak senantiasa bersyukur.

Dengan sering melatih diri menghadapi masalah seperti itu, kita bisa merasakan diri kita bisa lebih siap menghadapi berbagai persoalan. Tidak ada rasa tertekan, menyesal atau mengeluh. Semua masalah tidak terasa menjadi beban sama sekali. Menghadapinya dengan lebih tenang, dan tetap berbaiksangka. Dan akhirnya setiap ada masalah akan lebih mudah terselesaikan. Lalu Tuhan memberikan masalah yang lebih besar, dan lebih sering. Dan seakan semua tidak lagi menjadi masalah. Tidak masalah berapapun persoalan yang harus kita hadapi. Itulah yang akan kita rasakan jika kita sudah sering menghadapi masalah, lalu kita ikhlas menerimanya, dan sabar dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan, semoga. Semakin besar dan banyak persoalan yang mesti kita selesaikan, semakin kuat diri kita. Alhamdulillah.

.Astaghfirullah al Adzim.
Ada yang mungkin ketinggalan. Dengan banyaknya masalah, kita juga harus bersiap untuk banyak istighfar. Barangkali kita telah melakukan dosa. Dan semoga masalah, cobaan, atau ujian yang kita hadapi sebagai jalan penghapus dosa kita.

Postingan populer dari blog ini

Fungsi Tata Panggung (dalam teater)

Fungsi Tata Panggung Dalam perancangan tata panggung selain mempertimbangkan jenis panggung yang akan digunakan ada beberapa elemen komposisi yang perlu diperhatikan. Sebelum menjelaskan semua itu, fungsi tata panggung perlu dibahas terlebih dahulu. Selain merencanakan gambar dekor, penata panggung juga bertanggungjawab terhadap segala perabot yang digunakan. Karena keseluruhan objek yang ada di atas panggung dan digunakan oleh aktor membentuk satu lukisan secara menyeluruh. Perabot dan piranti sangat penting dalam mencipta lukisan panggung, terutama pada panggung arena dimana lukisan dekor ...[ BUKA ]   Suasana dan Semangat Lakon   Periode Sejarah Lakon Lokasi Kejadian Status dan Karakter Peran Musim   Selengkapnya tentang TATA PANGGUNG untuk Pementasan / Teater . . . . . . . .. . . . . .

TEMAN SEJATI : SEMAKIN INGAT KEPADA RABB YANG MAHA MULIA

TEMAN SEJATI Teman sejati bukanlah teman yang menghabiskan waktumu untuk berasyik masyuk di dalam group-group medsos, dengan unggahan dan percakapan yang kosong dari dzikir dan ilmu, walaupun itu bisa mengusir derita dan kesendirianmu. Teman sejati bukanlah yang sering mengajakmu bercanda dan berpesta pora dengan musik dan makanan, meskipun itu membuatmu  terlupa dari kesedihan. Teman sejati bukanlah orang yang hanya peduli dengan anggota group medsosnya tapi abai dan cuek, bahkan memusuhi saudaranya yang lain. Teman sejati bukanlah mereka yang memberi asupan-asupan materi, tetapi membuatmu terjatuh dalam ghaflah (lalai dari dzikir), meskipun itu membuatmu berada dalam ketenangan. Teman sejati bukanlah mereka yang berhati keras, suka mendeskreditkan saudara Muslimnya, bahkan suka  menggunjing dan memfitnah. Teman sejati bukanlah orang dhalim & fasiq yang penuh kuasa dan ketenaran, meskipun berteman dengan mereka sanggup membuatmu berkuasa dan masyhur di mata dunia. Teman s...

Ketika kita harus mendapat musibah

Ketika kita harus mendapat musibah, sering karena begitu sayangnya Tuhan pada kita, musibah itu didatangkan dengan tanpa membuat kita repot. Maka bersyukurlah ketika kita mendapat musibah kerugian, dengan jalan dicurangi orang lain. Karena dalam hal itu kita hanya perlu ikhlas, tanpa repot-repot mengantar atau membayar. Namun orang yang curang itu yang harus repot mengambil dan menanggung dosa. Cukup ikhlaskan dan bersabar atas segala musibah, maka untuk berikutnya kita harus siap-siap banyak bersyukur, karena akan diganti dengan nikmat yang begitu besar. Jika musibah membuat kita lebih dekat pada Tuhan, dan kita makin lebih banyak memohon pada-Nya dan memperbanyak istighfar, maka musibah itu baik untuk kita. Alhamdulillah. Jika nikmat membuat kita lebih banyak bersedekah dan lebih banyak bersyukur, kita makin dekat dengan Tuhan dan pada banyak manusia, maka nikmat itu baik untuk kita. Alhamdulillah. Jika rutinitas kita bisa kita niatkan untuk ibadah, maka setiap langkah bisa menjadi k...