Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sabar

Jika MARAH lebih baik dilampiaskan atau ditahan?

Ada yang bertanya tentang MARAH,  apakah yang lebih baik itu, dilampiaskan atau ditahan. Tentu ada yang lebih baik penjelasanya, yakni dari Allah dan RasulNya: Tidak ada sesuatu yang ditelan seorang hamba yang lebih afdhol di sisi Allah daripada MENELAN (MENAHAN) AMARAH yang ditelannya karena keridhoan Allah Ta'ala. (HR. Ahmad) dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang- orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka, mereka bertawakkal . Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan- perbuatan keji, dan APABILA MEREKA MARAH MEREKA MEMBERI MAAF. (Q.42:36-37) Dari Abu Hurairah rodhiallohu ‘anhu, ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam, “Berilah aku wasiat.” Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “JANGAN MARAH!” Dia bertanya berulang-ulang dan tetap dijawab, “JANGAN MARAH!” (Riwayat Bukhari) Dari dia Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Oran...

Melatih diri Menghadapi Masalah

Alhamdulillah, beberapa waktu terakhir ini banyak kesempatan untuk melatih diri menghadapi masalah yang rumit dan mungkin bagi kebanyakan orang adalah masalah yang berat. Bersyukur Tuhan memberikan kekuatan untuk dapat menyelesaikannya dengan baik. Tuhan juga memberikan kemudahan dalam menghadapi dan menyelesaikan semua masalah itu dengan sebelumnya mesti banyak berlatih ikhlas dan sabar. Ikhlas memberikan hak kita pada orang lain yang sebenarnya tidak berhak, dan sabar dalam berjuang memperbaiki hubungan dan membantu orang lain dalam memperjuangkan hak mereka. Berlatih untuk dengan sangat mudah mengikhlaskan jika ada milik kita yang diambil orang lain, namun di sisi lain mudah sekali tergerak untuk membantu, jika ada hak orang lain yang diambil oleh pihak yang tidak berhak. Kemudian tidak pernah berputus asa dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap persoalan. Ya, semua itu adalah karunia dari Tuhan Yang Pemurah. Dalam setiap tahap latihan itu pun Tuhan juga sering memberikan ganjaran...

Ketika kita harus mendapat musibah

Ketika kita harus mendapat musibah, sering karena begitu sayangnya Tuhan pada kita, musibah itu didatangkan dengan tanpa membuat kita repot. Maka bersyukurlah ketika kita mendapat musibah kerugian, dengan jalan dicurangi orang lain. Karena dalam hal itu kita hanya perlu ikhlas, tanpa repot-repot mengantar atau membayar. Namun orang yang curang itu yang harus repot mengambil dan menanggung dosa. Cukup ikhlaskan dan bersabar atas segala musibah, maka untuk berikutnya kita harus siap-siap banyak bersyukur, karena akan diganti dengan nikmat yang begitu besar. Jika musibah membuat kita lebih dekat pada Tuhan, dan kita makin lebih banyak memohon pada-Nya dan memperbanyak istighfar, maka musibah itu baik untuk kita. Alhamdulillah. Jika nikmat membuat kita lebih banyak bersedekah dan lebih banyak bersyukur, kita makin dekat dengan Tuhan dan pada banyak manusia, maka nikmat itu baik untuk kita. Alhamdulillah. Jika rutinitas kita bisa kita niatkan untuk ibadah, maka setiap langkah bisa menjadi k...