Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik

Pancasila sakti + diskusi Negara Islam di kurikulum pendidikan

Afandi Kusuma 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila Bagaimana pendapat teman-teman, jika melihat sekitar kita, apakah pancasila memang sakti? Herman Zamani  seng di maksut SAKTI (kesaktian pancasila) ki opo sak jane?.. rung mudeng ki hhehee.. Ary Purhandoko  herman@kamu aja gak ngerti pa lagi aku bro/ wkwkwkw Afandi Kusuma  Pada tanggal 30 September 1965, terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S). Insiden ini sendiri masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif dibelakangnya. Akan tetapi otoritas militer dan kelompok reliji terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis, untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966. Pada hari itu, enam Jendral dan 1 Kapten serta berberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Gejolak ...

"Benarkah Nasionalisme Kita telah Terkotak-Kotak ?"

Afandi Kusuma Ada yang mempertanyakan benarkah nasionalisme kita telah terkotak-kotak. Oh, apakah kita masih saja tidak terpikir??? Bahkan sejak awal NASIONALISME itu sendirilah yang telah mengotak-ngotak kita. Ide nasionalisme itulah yang telah mengajari kita untuk mengotak-ngotakkan diri. Nasionalisme itulah yang membuat kita menjadi orang asing bagi Malaysia, bagi Birma, bagi Banglades dan lainnya. Nasionalisme itulah yang membuat kita tidak seperti pulang ke rumah saat umrah dan haji, bahkan jadi orang asing, apakah kita tidak sadar. Nasionalismelah yang membuat kita mesti tidak peduli dengan yang terjadi di Mesir dan Syiria, apakah kita tidak tahu. Nasionalismelah yang menjadikan bukan urusan kita saat Afganistan dijajah. Nasionalisme itulah yang mengajari kita untuk berbeda dari sesama manusia. Justru karena nasionalisme itulah kita terkotak-kotak. Ayuna Fitria Fadjrin  Nasionalisme itu justru yang mengotak-kotakkan umat selama ini... sistem yang BOBROK Teguh Budi Santoso...

Rakyat tidak terurus karena pemerintah harus mensubsidi BBM (Selayaknya subsidi BBM dicabut) ?

Oh ya, Partai (Fraksi) yang kemarin mendukung kenaikan harga BBM yakni Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PPP, Fraksi PAN, dan Fraksi PKB. Rakyat harus mendukung partai-partai itu, dan memilih partai itu dalam pemilu. Partai itu juga yang nanti menampilkan calon presiden yang akan rakyat pilih. Oh ya, dan banyak rakyat juga setuju dengan iklan yang ditampilkan, bahwa subsidi BBM salah sasaran karena Bank Dunia mengatakan demikian. "Soal BBM, yang disubsidi mestinya bukan rakyat, (tapi kapitalis asing)" Oh ya, Rakyat juga harus tahu, bahwa pemerintah tidak bisa mengurus rakyat itu bukan karena tidak bisa memberantas korupsi, tidak, bukan karena itu, tapi karena harus mensubsidi BBM. Tidak bisa memberantas korupsi itu tidak masalah, yang penting tidak mensubsidi BBM, agar bisa membantu rakyat. Oh ya, meskipun hasil penghematan mengurangi subsidi BBM itu masih lebih kecil dari pada sisa anggaran tahun lalu, memperbaiki anggaran itu tidak penting, yang penting s...

Kenaikan Harga BBM dari waktu ke waktu di Indonesia

Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak : 1. Presiden Soeharto 1991: Rp 150 naik jadi Rp 550 1993: Rp 550 naik jadi Rp 700 1998: Rp 700 naik jadi Rp 1.200 2. Presiden BJ Habibie 1998: Rp 1.200 turun ke Rp 1.000 3. Presiden Abdurrahman Wahid 1999: Rp 1.000 turun jadi Rp 600 2000: Rp 600 naik ke Rp 1.150 2001: Rp 1.150 naik ke Rp 1.450 4. Presiden Megawati Soekarnoputri 2002: Rp 1.450 naik jadi Rp 1.550 2003: Rp 1.500 naik jadi Rp 1.810 5. Presiden Susilo Bambang Yudoyono 2005: Rp 1.810 naik jadi Rp 2.400 2005: Rp 2.400 naik jadi Rp 4.500 2008: Rp 4.500 naik jadi Rp 6.000 2008: Rp 6.000 turun ke Rp 5.500 2008: Rp 5.500 turun ke Rp 5.000 2009: Rp 5.000 turun ke Rp 4.500 2013: Rp 4.500 naik ke Rp 6.500

Dalam sistem yang baik, orang dipaksa untuk menjadi baik, dalam sistem yang buruk, orang terpaksa berbuat buruk.

Afandi Kusuma Dalam sistem yang baik , orang dipaksa untuk menjadi baik, dalam sistem yang buruk, orang terpaksa berbuat buruk. Zulfiqar Eka Purwanto  tp klo qt tidak masuk dan merubah sistem itu apakah bisa berubah??? Afandi Kusuma  Zulfiqar , memang yang membuat Soeharto turun, adalah DPR? Zulfiqar Eka Purwanto  saat ini perlukah menggerakan massa lg??kebebasan yg mahasiswa dulu sekarang banyak yg melenceng??apakah punya kekuatan untuk merubah sistem itu??? Zulfiqar Eka Purwanto  sekarang beda zaman soeharto yg mengekang umat islam sekarang banyak ormas2 islam yg muncul... Afandi Kusuma  ya, kita juga belajar dari itu. kalau melenceng, juga akan membuat lebih parah, tapi kita juga belajar, untuk merubah sistem, untuk merubah undang-undang, untuk mendorong mengamandemen, atau mengganti sekalipun, tidak harus menjadi yang terlibat dalam perubahan dan penggantian itu. Zulfiqar Eka Purwanto  dulu DPR cuma sendiko dawuh sama pepimpin jdi beda dgn sekarang Zul...

Korupsi sumber daya alam itulah yang paling besar luar biasa. Jauh lebih besar dari korupsi yang lain-lain

Afandi Kusuma Mengenai korupsi di pusat dan daerah,  menurut Pak M A di ILC korupsi sumber daya alam itulah yang paling besar luar biasa. Jauh lebih besar dari korupsi yang lain-lain. Menurut beliau, kita sepakat, yang salah adalah sistemnya...... Dani Camers  Dan ketika sistem salah, individu lah yang harus terpanggil membangun sistem. Klo tdak mampu membangun, minimal berperan dalam pembangunan sistem, kalau tdak mampu berperan minimal tdak malah membuat sistem semakin rusak Afandi Kusuma  hehehe, gabungan-gabungan individu-individu yg hebat di legislatif, tidak bisa membangun sistem itu, apalagi kita. mereka yang menyaingi Tuhan dalam membuat hukum itu saja, tidak bisa membuat sistem yang membebaskan negeri ini dari korupsi, tapi malah memperkuat budaya korupsi, hmmm, apalagi kita disini. Dani Camers  Muhammad Bkankah dy seorag diri, ktka dlm benaknya pnuh tnda tanya. Knp bayi2 dibunuh, knp patung2 disembah, knp perempuan dianggap lemah, knp ada si kaya si miskin...

Ada Imperium Komunis dan Imperium kapitalis

Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia Dulu ada Imperium Romawi dan Imperium Persia yg berhadap-hadapan dg kaum muslimin. Sekarang ada Imperium Komunis dan Imperium kapitalis yg berhadap-hadapan dg Islam. Afandi Kusuma  dulu muslim, jumlahnya sedikit, dan belum terpecah, sekarang muslim jumlahnya banyak dan terpecah-pecah. Solusinya? Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia  Karna memang semenjak hancurnya Turki Usmani umat islam sekarang lewat perjanjian kafir Sykes Picot dipecah dan disekat2 menjadi negara bangsa/nation state serta diikat dg ikatan nasionalisme oleh penjajah sehingga tidak bisa bersatu antara 1 dg yg lainnya. Bahkan saling berperang memperebutkan batas2 wilayah bikinan kafir penjajah antara yg satu dg yg lainnya, hanya ikatan Aqidah yg bisa kembali mempersatukan kaum muslimin. Rasul mengatakan kaum muslimin ibarat 1 tubuh. Afandi Kusuma  bagaimana cara penerapan akidah itu untuk menyatukan kaum muslimin? Yayan Ery-Moslemeen Granada-Andalucia  Bangsa ar...

Foto Pendidikan di Rusia dan Perancis

Eyang Kakung Joko Mulyono (tiga dari kanan) saat sekolah di Perancis. Eyang Kakung Joko Mulyono (empat dari kanan) saat Pendidikan di Rusia 1. Pangkat TNI - AL ::: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut === Perwira === - Perwira Tinggi - Laksamana Laksamana Madya Laksamana Muda Laksamana Pertama - Perwira Menengah - Kolonel Letnan Kolonel Mayor - Perwira Pertama - Kapten Letnan Satu Letnan Dua === Bintara === - Bintara Tinggi - Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Dua - Bintara - Sersan Mayor Sersan Kepala Sersan Satu Sersan Dua === Tamtama === - Tamtama Kepala - Kopral Kepala Kopral Satu Kopral Dua - Tamtama - Kelasi Kepala Kelasi Satu Kelasi Dua 2. Pangkat TNI - AU ::: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara === Perwira === - Perwira Tinggi - Marsekal Marsekal Madya Marsekal Muda Marsekal Pertama - Perwira Menengah - Kolonel Letnan Kolonel Mayor - Perwira Pertama - Kapten Letnan Satu Letnan Dua === Bintara === - Bintara Tinggi - Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Dua - Bintara ...

Haram Menyuap, Menerima Suap, dan Memberi Peluang terjadinya itu

Allah melaknat   penyuap, penerima suap dan yang memberi peluang   bagi mereka. (Rasulullah saw riwayat Ahmad) (Menyuap, Menerima Suap, dan Memberi Peluang terjadinya itu = haram) Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai.   (Rasulullah saw riwayat Ath-Thabrani) Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi suatu kaum maka dijadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang bijaksana dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani hukum dan peradilan. Juga Allah jadikan harta-benda di tangan orang-orang yang dermawan. Namun, jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum maka Dia menjadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak rendah. DijadikanNya orang-orang dungu yang menangani hukum dan peradilan, dan harta berada di tangan orang-orang kikir.   (Rasulullah saw riwaya...

Daftar ISI

Loading... .