Langsung ke konten utama

Postingan

Semua Hanya Sementara

Ada yang datang, ada yang melenggang, semua hanya sementara, berlalu begitu saja. Jangan terlalu keras dalam tertawa karena yang membuat kita senang tidaklah lama Jangan terlalu dalam saat mengelu karena yang membuat kita sedih segera berlalu Dalam waktu yang singkat dapatkah kita memberi manfaat amalpun terus meningkat dan tiada henti bertobat Hidup bukan hanya untuk diri sendiri sebesarnya bagi sesama memberi arti agar tiada kita hanya bisa menyesali saat semua yang ada ini tiada lagi

Rumah Pak Gun

Rumah Pak Gun Lihat Pak Guntoro di peta yang lebih besar Depan UNMU, setalah jembatan timbang belok kiri, masuk ikuti jalan, setelah sekolahan ada perumahan Candi Loka, masuk, gang pertama belok kanan, rumah ke dua atau ketiga.

Sudah saatnya Rupiah Nilainya dikalikan 1000. 1 (satu) rupiah (yang baru) sama dengan 1000 rupiah sekarang

Sudah saatnya Rupiah Nilainya dikalikan 1000. 1 (satu) rupiah (yang baru) sama dengan 1000 rupiah sekarang. Kebanyakan penjual pun sudah tidak menyebut ribu, dalam menyebut harga barangnya dalam ucapan. “Pinten niki Bu?” (berapa ini Bu?) , kata seorang ibu pembeli sambil menunjuk sebungkus kentang. “Kaleh” (Dua) , jawab penjual . “Niki Bu?” (Ini Bu?), sambil menunjuk ikan patin. “Sekawan welas” (Empat belas) , jawab penjualnya. Dalam menghitung total belanja, penjual juga menyebut tanpa ribu. “Iki loro, tambah pat belas, nem belas, tambah limo, selikur, tambah loro setengah, telu lekur setengah, tambah siji setengah, selawih”. (Ini dua, tambah empat belas, enam belas, tambah lima, dua puluh satu, tambah dua setengah, dua puluh tiga setengah, tambah satu tengah, dua puluh lima) . Hal semacam itu, banyak kita temui saat membeli makanan, saat menanyakan harga baju di pasar, saat menanyakan jasa tukang kayu dan lain-lain. Barang-barangpun, tidak banyak yang harganya dibawah 1000 ru...

Dijual murah, kavling lokasi strategis untuk investasi yang menguntungkan dan terus berkembang

Dijual murah, kavling lokasi strategis untuk investasi yang menguntungkan dan terus berkembang  di Selatan  Surabaya   Lokasi blok D3 no 27 Kavling Bumi Sedati Indah Sedati - Sidoarjo SHM Jalan 7 meter ukuran kavling 7 m x 26,2 m menghadap utara 082 140 031 207 Lihat Kaling dijual murah di peta yang lebih besar

Membantu teman Meng-online-kan Bisnis, Produk dan Jasanya di Internet

Banyak teman yang punya usaha, tapi tidak terbiasa dengan penggunaan internet. Apalagi dalam pembuatan blog, mengatur home page, internet marketing , atau membuat fungsi-fungsi otomatis dalam website, sedangkan membuat akun email dan akun facebook saja harus minta diajari petugas warnet atau teman, atau paling tidak harus tanya sana sini dulu. Padahal sebenarnya banyak yang bisa dilakukan oleh internet untuk membantu mengembangkan usahanya. Dan dia sudah punya usaha yang berjalan dengan baik, suplai yang bagus dan konsisten. Salah satunya adalah sahabatku di Sidoarjo yang memiliki usaha persewaan alat pesta . Kebetulan dia memiliki peralatan yang lengkap. Sound system, tenda, panggung, genset, meja, kursi, piring, sendok dan peralatan untuk prasmanan yang lainnya, dinding kain dan pernak pernik pesta yang lain, ada semua, tersedia dalam kondisi siap dipakai. Sebagian foto peralatan yang disewakan bisa dilihat di http://alatpesta.suwur.com Aku memang sengaja membuat blog itu untuk memas...

Materi Khotbah Jumat Terjemahan Bahasa Jawa di Sekolah

Pagi itu seperti biasa, bersama ibuku menyusuri sungai dengan perahu kecil. Sesekali berhenti memeriksa jaring yang telah kami pasang pada hari kemarin. Mengambil ikan yang tertangkap oleh jaring, lalu membersihkan jaring dari kotoran yang ikut tersangkut, kemudian memasang kembali dengan harapan nanti sore bisa dilihat lagi dengan banyak ikan bergelantungan terjebak di jaring sederhana kami. Seperti biasa kami memasang jaring dan membiarkan sampai berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan di pinggir sungai, di muara anak sungai, atau di muara saluran ke tambak. Setiap pagi dan sore kami tinggal mengambil ikan yang tertangkap dan membersihkan dari sampah yang ikut terperangkap, juga dari binatang lain yang tidak kami kehendaki misalnya ular, atau biawak kecil. Ikan yang tertangkap, ada jenis keting, mujaer, sembilang, dukang, bloso, gabus, atau betik. Terkadang juga udang besar atau kepiting. Kami senang melakukan rutinitas itu. Dan saat ini terkadang aku rindu kegiatan itu, dan ingin se...

Belajar memberi lebih banyak untuk mendapatkan hasil lebih banyak, dan juga sekaligus belajar memakai lebih sedikit

Barang pertama yang aku jual yang aku produksi sendiri adalah mainan pedang-pedangan dari kayu. Senang dapat uang dan bisa untuk menambah tabungan di sekolah waktu itu. Teman-teman mau saja membeli dari aku mainan itu. Aku tidak ingat betul waktu itu aku umur berapa, yang jelas aku masih SD. Yang masih aku ingat betul adalah tempat aku membuat pedang-pedangan itu. Kini tempat itu menjadi kos-kosan. Barang yang pertama kali aku jual namun mendapatkannya dari kerja sama dengan orang tuaku adalah udang. Waktu itu aku sering membatu ayahku mencari udang atau ikan yang lainnya di sungai. Dan soal menjual tentu aku harus belajar sendiri terutama masalah keberanian menawarkan dan mempengaruhi orang lain, apalagi orang itu jauh lebih senior dari aku yang waktu itu aku masih SD. Aku ingat betul waktu itu aku mendapatkan uang 2 ribu rupiah yang saat itu nilainya membuat tabunganku menjadi paling banyak dibanding teman-teman di kelas. Mungkin Bu Sri guruku yang membeli udang dari aku itu masih in...